1.14. Pengembangan Penghidupan Berkelanjutan di Indonesia: Studi tentang Perancangan Program Pengembangan Penghiduptan Berkelanjutan (P2B) dan Hasil Ujicobanya


Download4
Stock
File Size866.70 KB
Create Date10 October 2016
Download

Mohammad Syukri (Lembaga Penelitian SMERU)

Abstract

Paper ini ditulis untuk berbagi pemahaman tentang proses dan dinamika perancangan program Pengembangan Penghidupan Berkelanjutan (P2B), serta hasil uji cobanya pada 2014-2016. Ini penting karena jarang terdapat paper yang menjelaskan dinamika proses pembuatan sebuah kebijakan atau program pemerintah. P2B adalah program pertama yang secara khusus dibuat pemerintah Indonesia untuk mendorong perkembangan penghidupan rumah tangga miskin yang berkelanjutan. Program ini dikembangkan sebagai jawaban terhadap kritik tentang kegagalan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM-Mandiri) dalam berkontribusi mengurangi kemiskinan dan mendorong kewirausahaan rumah tangga miskin dan partisipasi mereka dalam angkatan kerja. Program ini dirancang sejak tahun 2013 dan diujicobakan mulai tahun anggaran 2014, 2015 dan 2016 di bawah Bappenas dan kemudian dipindahkan ke Kementrian Desa. Proses perancangannya unik karena umumnya program flagship di Indonesia dirancang oleh lembaga donor yang bekerjasama dengan pemerintah Indonesia. Setelah selesai uji coba baru diserahkan kepada pemerintah Indonesia. Program ini sejak awal dirancang oleh Bappenas dengan bantuan peneliti dari Lembaga Penelitian SMERU. Proses perancangan berlangsung secara “akademik” dimana rancangan didasarkan pada hasil penelitian dan kumpulan pengetahuan tentang kemiskinan dan kerentanan, dan pembelajaran tentang strategi paling mungkin untuk membantu mengembangkan penghidupan orang miskin secara berkelanjutan. Proses perancangannya juga berlangsung tanpa ada intervensi dari pihak manapun, sesuatu yang cukup aneh karena biasanya selalu ada “titipian” pada rancangan kebijakan strategis. Uji cobanya juga ditangani langsung oleh pemerintah, dalam hal ini Bappenas, dan kemudian di tahun kedua baru diserahkan kepada Kementrian Desa. Hasil uji coba terpantau memuaskan dimana pada tahun kedua studi pemantauan yang dilakukan oleh Lembaga Penelitian SMERU menyimpulkan bahwa rancangan program bisa berjalan dengan baik, dan target capaian program bisa dicapai. 

Keywords: Kemiskinan, Penghidupan, Berkelanjutan, P2B, PNPM