The Indonesian film industry has a long history that can not disregard influences from other film industries. Indonesian filmmakers are expected to develop partnership with foreign film industries, to learn from movies from Hong Kong, Bollywood, and Hollywood. But not long after its heyday, the Indonesian film industry collapsed and movie theaters have been filled...Read More
The word “interculturalism”, once it became linked to the word “performance”─ a wedding attributed to Performance Studies guru Richard Shechner to refer to the practice of overt mixing of performance forms from various cultures to fashion artistic product ─ suddenly took on the power and aura of “ theory”. The practice of cultural networking in...Read More
Seni rupa modern Indonesia sering dihubungkan dengan gagasan nasionalisme dan aktivisme politik. Pada akhir 1930-an Soedjojono telah mengemukakan pentingnya “jiwa Indonesia” dalam setiap lukisan seniman Indonesia. Pada masa pendudukan Jepang seni rupa juga merupakan alat aktivisme politik yang penting. Mula-mula untuk mendukung Asia Timur Raya dan kemudian untuk melawan agresi militer Jepang dan Belanda. Tetapi...Read More
Ketoprak merupakan salah satu teater tradisional Jawa, yang pada mulanya melakukan pertunjukan dalam bahasa Jawa. Kini ketoprak “menasionalisasi” diri, salah satunya dalam bentuk pertunjukan ketoprak humor di televisi dengan menggunakan bahasa Indonesia. Bisa jadi, hal itu merupakan salah satu upaya “perluasan wilayah” agar menjadi komoditas dengan pangsa pasar yang lebih luas. Pada kenyataannya, pertunjukan itu...Read More
Theater performances in Indonesia marking family and community events have long been seen to play a socially integrative role – bringing neighbourhood residents together, strengthening community ties and celebrating shared identity. Various types of more “constructed” local performance have built upon and extended that model. Community concerts or malam kesenian staged by village and kampung...Read More